Pertanian Organik Menjaga Ekosistem Keragaman Hayati

Pertanian Organik, sangat berpengaruh terhadap siklus biologi dengan melibatkan mikro organisme, flora, fauna, tanah, mempertahankan  dan meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan segala bentuk polusi dan mempertimbangkan dampak social ekologi yang lebih luas (pierrot 1991) Menjaga Kerusakan Ekosistem. Ekosistem merupakan sebuah system ekologi yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.      Ekosistem dibentuk dalam dua jenis komponen, yaitu komponen abiotik dan komponen biotik. Komponen abiotik meliputi komponen yang tidak hidup seperti air, tanah, udara, cahaya matahari dan lain sebagainya,
sedangkan komponen biotik merupakan makhluk hidup. Masing-masing komponen memiliki tugas dan pengaruhnya dalam membentuk suatu ekosistem yang baik dan seimbang. Tapi dalam situasi tertentu yang tidak disertai dengan keseimbangan setiap komponen di dalamnya, kerusakan ekosistem dapat terjadi kapan saja, baik dalam ekosistem hutan, ekosistem sungai dan ekosistem lainnya. Menurut World Health Organization (WHO), Paling tidak 20.000 orang per tahun, mati akibat keracunan pestisida. Diperkirakan 5.000 – 10.000 orang per tahun mengalami dampak yang sangat fatal, Kanker Cacat tubuh Kemandulan      

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toko Tani Organik Gowa

Terus Bergerak Menjadikan Pertanian Go Organik

Gapoktan Butta Gowa Ikuti Pertemuan Pembinaan Ormas